Kebijakan ekonomi Presiden India dan dampaknya bagi Indonesia sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan para ahli ekonomi. Sejak Narendra Modi menjabat sebagai Presiden India pada tahun 2014, kebijakan ekonominya telah mengalami perubahan yang signifikan.
Salah satu kebijakan ekonomi yang paling dikenal dari Presiden Modi adalah “Make in India”, yang bertujuan untuk mendorong investasi dalam sektor manufaktur di India. Kebijakan ini telah berhasil menarik minat investor asing untuk membangun pabrik di India, sehingga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Namun, dampak dari kebijakan ekonomi Presiden India ini juga dirasakan oleh negara-negara tetangga, termasuk Indonesia. Menurut Dr. Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, kebijakan “Make in India” dapat mengancam posisi Indonesia sebagai tujuan investasi utama di Asia Tenggara.
“Dengan adanya kebijakan proteksionis yang diterapkan oleh India, investor asing cenderung lebih memilih untuk menanamkan modalnya di India daripada di Indonesia. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menurunkan daya saing negara kita di pasar global,” ujar Dr. Rizal Ramli.
Selain itu, kebijakan ekonomi Presiden India juga berdampak pada sektor perdagangan antara India dan Indonesia. Menurut data dari Kementerian Perdagangan Indonesia, nilai perdagangan antara kedua negara mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir akibat dari kebijakan proteksionis yang diterapkan oleh India.
Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan Indonesia, Agus Suparmanto, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sedang melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan India. “Kami terus berupaya untuk membuka akses pasar di India bagi produk-produk Indonesia, sehingga dapat meningkatkan nilai perdagangan antara kedua negara,” ujar Agus Suparmanto.
Dengan adanya kebijakan ekonomi Presiden India yang semakin proteksionis, Indonesia perlu untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi ekonomi agar tetap dapat bersaing di pasar global. Kerja sama antara kedua negara juga menjadi kunci penting dalam menghadapi dampak dari kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh India.